Assalamualaikum Wr. Wb.
Macam-macam
Mad dan Penjelasannya
Secara
umum, bacaan mad terbagi menjadi dua saja, yaitu mad thabi’i (mad asli) dan mad
far’i (mad cabangnya atau bagiannya). Nah, dari mad far’i ini, nanti dibagi
lagi hukum mad menjadi 14 macam-macm mad.
Jadi, kalau di total secara
keseluruhan ada 15 macam-macam mad. Nah, untuk lebih jelasnya mengenai semua
hukum mad ini, telah diulas lebih lengkap tentang macam-macam mad dan
penjelasannya.
1. Mad
Thabi’i
Mad Thabi’i(mas asli) merupakan
macam-macam mad yang terjadi apabila ada alif yang terletak sesudah fathah,
atau ya’ sukun terletak sedudah kasrah atau juga huruf wau yang terletak
sesudah dhammah maka ini dihukumi sebagai bacaan mad thabi’i. Dimana Mad
berarti panjang dan Thabi’i yang artinya biasa.
Cara membacanya harus sepanjang
dua harakat atau disebut satu alif, contohnya:
كتَا بٌ - يَقُوْلُ – سمِيْعٌ
2. Mad Far'i
Mad Far'i secara bahasa artinya
adalah cabang. Sedangkan menurut istilah Mad Far'i adalah mad yang merupakan
hukum tambahan dari mad asli (sebagai hukum asalnya), yang disebabkan oleh
hamzah atau sukun. Nah, Mad Far'i ini terbagi menjadi beberapa macam,
diantaranya sebagai berikut:
1) Mad Wajib
Muttasil
Macam-macam
mad selanjutnya adalah bagian dari Mad Far’I, pertama yaitu Mad Wajib Muttasil.
Terjadinya mad ini apabila mad thabi’I bertemu dengan hamzah pada satu kalimat
atau ayat. Untuk cara membacanya, wajib dipanjangkan sepanjang lima harakat
atau setara dengan dua setengah kali dari mad thabi’i (dua setengah alif).
Contohnya:
سَوَآءٌ -
جَآءَ - جِيْءَ
2)
Mad Jaiz
Munfashil
Mad Jaiz
Munfasil terjadi apabila ada mad thabi’i yang bertemu dengan hamzah, namun
hamzah tersebut berada pada lain kalimat. Jaiz sendiri berarti boleh, sedangkan
Munfashil memiliki arti terpisah.
Nah,
untuk membaca mad ini adalah boleh seperti Mad Wajib Muttasil tadi dan boleh
juga seperti Mad Thobi’i. Begini contohnya:
وَﻻَأنْتُمْ
بِمَا أُنْزِلَ
3)
Mad Lazim
Mutsaqqal Kilmi
Mad Lazim
Mutsaqqal Kilmi ini masih termausk ke dalam macam-macam mad. Mad ini terjadi
jika ada Mad Thabi’i bertemu dengan tasydid pada satu kata atau ayat. Cara
membaca mad ini adalah harus panjang selama tiga kali Mad Thabi’i atau sekitar
enam harakat. Contohnya:
وَﻻَالضَّآلِّينَ
اَلصّاخَةُ
4) Mad Lazim
Mukhaffaf Kilmi
Mad Lazim
Mukhaffaf Kilmi ini adalah mad yang terjadi jika ada Mad Thob’i bertemu dengan
huruf mati atau sukun. Cara membacanya adalah sepanjang enam harakat.
Contohnya:
آﻻَن
5)
Mad
Layyin
Macam-macam
mad selanjutnya adalah Mad Layyin. Mad ini terjadi jika setelah huruf yang
berharakat fatha wau sukun atau ya’ sukun. Cara membacanya adalah dengan
membaca mad dengan sekedar lunak dan lemas saja. Contohnya:
رَيْبٌ
خَوْفٌ
6)
Mad ‘Arid
Lisuukun
Mad ‘Arid
Lissukun dibaca jika terdapat waqaf atau tempat pemberhentian membaca,
sedangkan sebelum waqaf tersebut terdapat Mad Thobi’i atau Mad Lein. Cara
membacanya adalah terbagi menjadi tiga macam:
- Yang
paling utama dibaca panjang seperti halnya mad wajib muttashil atau setara 6
harakat.
- Yang
pertengahan bisa dibaca sepanjang empat harakat ya’ni dua kalinya mad thobi’i.
- Yang
pendek ya’ni boleh hanya dibaca seperti mad thobi’i biasa.
Contohnya:
بَصِيْرٌ
خَالِدُوْنَ والنَّاسِ سَمِيْعٌ
7) Mad Shilah Qashirah
Mad Shilah Qashirah terjadi jika ada haa dhamir
sedangkan sebelum haa tadi terdapat huruf hidup (berharakat). Maka untuk cara
membacanya haruslah panjang seperti halnya mad thobi’i. Contohnya:
اِنَّهُ كَانَ ﻻَشَرِيْك لَهُ
8) Mad Shilah Thawilah
Macam-macam mad selanjutnya adalah Mad Shilah
Thawilah. Mad ini dihukumi jika ada Mad Qashirah bertemu dengan hamzah ( ء ).
Cara untuk membacanya adalah seperti Mad Jaiz Munfashil. Contohnya adalah:
عِنْدَهُ اِﻻَّبِاذْنِه لَهُ اَخْلَدَهُ
9) Mad ‘Iwad
Mad ‘Iwadl adalah mad yang dibaca jika terdapat
fathatain yang ditemukan pada waqaf atau pemberhentian pada akhir kalimat atau
ayat. Untuk cara membaca mad ini adalah seperti mad thobi’i. Contohnya adalah:
سَميْعًا بَصيْرًا عَلِِيْمًا حَكِيمًا
10) Mad Badal
terjadi jika terdapat hamzah ( ء ) bertemu dengan
sebuah Mad , maka cara untuk membacanya adalah seperti Mad Thobi’i. Contohnya:
آدَمَ إيْماَنٌ
11) Mad Lazim Harfi Musyabba’
Mad Lazim Harfi Musyabba’ adalah bacaan mad yang
biasanya kita temukan pada permulaan surat dari beberapa surat di Al-Qur’an.
Beberapa huruf mad yang biasanya kita temukan pada surat-surat di Al-Qur’an
tersebut ada 8 huruf dimana diantaranya adalah sebagai berikut:
ن – ق – ص – ع – س – ل – ك – م
Cara membaca mad ini sama seperti Mad Lazim yaitu
sepanjang enam harakat. Contohnya adalah:
وَالقلَم آلم ن يس
12) Mad Lazim Harfi Mukhaffaf
Yaitu apabila ada permulaan surat dari Al-Qur’an
ada terdapat salah satu atau lebih dari antara huruf yang lima ya’ni :
ح – ي – ط – ﻫ – ر
Contohnya adalah:
حم ال
Mad Tamkien dan Mad Farq
13) Mad Tamkien
Macam-macam
mad selanjutnya adalah Mad Takien. Mad ini terjadi jika terdapat ya’ sukun yang
didahului dengan ya’ yang bertasydid dan harakatnya kasra. Contohnya:
النَبِيّيْنَ
حُييِّيْتُمْ
14) Mad Farq
Terakhir
adalah mad farqi, yaitu bertemunya dua hamzah dimana satu hamzah istifham
sedangkan yang kedua hamzah washol pada lam alif ma’rifat. Cara membacanya
adalah sepanjang 6 harakat. Contohnya:
قُلْ
ءٰاﷲُ اذِنَ لَكُمْ ءٰٰاﷲُخَيْرٌاَمّايُشْرِكُون قُلْ ءٰٰالذَّكَرََيْنِ
jika mau PPTnya atau tanya2 silahkan bisa minta atau tambah ukhuwah islamiahklik saja
disini
Wassalamualikum Wr. Wb.