Sunday, May 23, 2021

Meraih Masa Depan Bersama Allah penulis Indari Mastuti

Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatu sahmed 

Saya ingin memberikan sedikit ilmu yang saya baca dari buku mini 

Meraih Masa Depan Bersama Allah 

penulis Indari Mastuti yaitu 

1 Niat yang ikhlas 

    Niat yang ikhlas merupakan salah satu senjata kita untuk menghalau duka dan derita ketika dalam suatu pencapaian kita menemukan halangan.

2 Berani Berjuang

     Kita harus menjadi pahlawan bagi diri kita sendiri dengan memperjuangkan apa yang ingin kita raih dalam hidup.

Agar perjuangan kita tidak sia-sia 

1 sebelum perjuangan dimulai,niatkan segalanya untuk mencapai ridho Allah.

2 Ambil pelajaran dari setiap perjuangan yang dilakukan.kenali proses pencapaian yang dilakukan.

3  Memang Tidak Mudah 

Mencapai suatu kesuksesan tidak semudah membalikkan telapak tangan karena kalau perlu kita harus mencucurkan darah penghabisan untuk sebuah mimpi.













Sunday, March 21, 2021

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMBELAJARAN MI/SD KELOMPOK 4. STAI AL-MUHHAMAD CEPU

 Assalamualaikum Sahmed mau bagi ilmu tugas kuliah tentang pembelajaran MI/SD.

Moga bermanfaat ya sahmed ❤.

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMBELAJARAN MI/SD KELOMPOK 4.

STAI AL-MUHAMMAD CEPU

KLIK DAN DOWNLOAD DISINI❤

https://drive.google.com/file/d/1TPI1kttqMKB81mhCaPIixLiR8MRQcdt2/view?usp=sharing

Thursday, April 9, 2020

Jadwal sehari-hariku





Assalamualaikum Sahmed (sahabat sosmed)
aku ingin memberikan saran jika ingin menggapai cita2 atau suatu keinginan itu dimulai dengan niat terus jadwal sehari-hari harus diatur agar maksimal.dulu jadwal yang saya pakai seperti ini ,banyak yg terwujud,tapi karena takdir tidak mengijinkan ku untuk itu dan menggantinya dengan lebih baik.alhamdulilahnya disini saya lebih belajar ilmu agama menuruti keinginan bapakku dan menjadi wanita muslimah tak seperti dulu yang berpikiran carir terus walaupun itu juga keinginan bapakku.jadwal keseharianku bisa diganti yang kesekolah untuk belajar atau kerja agar tidak ambisius (otak istirahat dalam keambisiusan kita) seperti ini jadwalku dulu mirip yang ku tinggalkan hampir 6 bulan nan dan ak terapkan mulai 2 minggu yang lalu dan ada perubahannya :

NO.

Waktu

Kegiatan

Pengganti /Inti

Nilai

1

02.00

Bangun

Udur Boleh mundur

 

2

02.00-02.30

Tahajud

Sama

 

3

02.31-04.00

Ngaji + Belajar

Sesuai Jadwal + Lanjutan

 

4

04.01-05.00

Subuh

Harus Dilakukan

 

5

05.01-05.30

Olahraga

Harus Dilakukan

 

6

05.31-05.45

Masak

Belajar/ke pasar

 

7

05.46-06.10

Mandi + makan

Harus Dilakukan

 

8

06.11-06.20

Dhuha + Persiapan Berangkat

Harus Dilakukan

 

9

06.21-12.40

Sekolahan

oldshop

 

10

12.41-13.40

Pulang + Mandi + makan

Harus Dilakukan

 

11

13.41-17.00

Kuliah

Adm.

 

12

17.01-17.30

Masak

Harus Dilakukan

 

13

17.31-18.30

Magrib + Ngaji

Harus Dilakukan

 

14

18.31-19.00

Isya

Harus Dilakukan

 

15

19.01-21.00

Belajar+oldshop+Belajar ilmu baru

Harus Dilakukan

 

sekian dan trimakasih telah membaca jadwal sehari-hariku ,semoga apa yang diinginkan,doakan dan cita2kan terwujud oleh ridho -Nya.semangan, jangan menyerah,banyak berdoa,patuh sama ortu dan lebih tua pastinya,usaha dan terakhir (ikhtiar) serahkan semua pada-Nya.

semoga bermanfaat, Wassalamualaikum.


Tuesday, March 24, 2020

Macam-macam Mad dan Penjelasannya


Assalamualaikum Wr. Wb.

Macam-macam Mad dan Penjelasannya
Secara umum, bacaan mad terbagi menjadi dua saja, yaitu mad thabi’i (mad asli) dan mad far’i (mad cabangnya atau bagiannya). Nah, dari mad far’i ini, nanti dibagi lagi hukum mad menjadi 14 macam-macm mad.
Jadi, kalau di total secara keseluruhan ada 15 macam-macam mad. Nah, untuk lebih jelasnya mengenai semua hukum mad ini, telah diulas lebih lengkap tentang macam-macam mad dan penjelasannya.
1.    Mad Thabi’i
Mad Thabi’i(mas asli) merupakan macam-macam mad yang terjadi apabila ada alif yang terletak sesudah fathah, atau ya’ sukun terletak sedudah kasrah atau juga huruf wau yang terletak sesudah dhammah maka ini dihukumi sebagai bacaan mad thabi’i. Dimana Mad berarti panjang dan Thabi’i yang artinya biasa.
Cara membacanya harus sepanjang dua harakat atau disebut satu alif, contohnya:
كتَا بٌ - يَقُوْلُ – سمِيْعٌ
2.    Mad Far'i
Mad Far'i secara bahasa artinya adalah cabang. Sedangkan menurut istilah Mad Far'i adalah mad yang merupakan hukum tambahan dari mad asli (sebagai hukum asalnya), yang disebabkan oleh hamzah atau sukun. Nah, Mad Far'i ini terbagi menjadi beberapa macam, diantaranya sebagai berikut:
1)    Mad Wajib Muttasil
Macam-macam mad selanjutnya adalah bagian dari Mad Far’I, pertama yaitu Mad Wajib Muttasil. Terjadinya mad ini apabila mad thabi’I bertemu dengan hamzah pada satu kalimat atau ayat. Untuk cara membacanya, wajib dipanjangkan sepanjang lima harakat atau setara dengan dua setengah kali dari mad thabi’i (dua setengah alif). Contohnya:
سَوَآءٌ - جَآءَ - جِيْءَ‎
2)    Mad Jaiz Munfashil
Mad Jaiz Munfasil terjadi apabila ada mad thabi’i yang bertemu dengan hamzah, namun hamzah tersebut berada pada lain kalimat. Jaiz sendiri berarti boleh, sedangkan Munfashil memiliki arti terpisah.
Nah, untuk membaca mad ini adalah boleh seperti Mad Wajib Muttasil tadi dan boleh juga seperti Mad Thobi’i. Begini contohnya:
وَﻻَأنْتُمْ بِمَا أُنْزِلَ
3)    Mad Lazim Mutsaqqal Kilmi
Mad Lazim Mutsaqqal Kilmi ini masih termausk ke dalam macam-macam mad. Mad ini terjadi jika ada Mad Thabi’i bertemu dengan tasydid pada satu kata atau ayat. Cara membaca mad ini adalah harus panjang selama tiga kali Mad Thabi’i atau sekitar enam harakat. Contohnya:
وَﻻَالضَّآلِّينَ اَلصّاخَةُ‎
4)    Mad Lazim Mukhaffaf Kilmi
Mad Lazim Mukhaffaf Kilmi ini adalah mad yang terjadi jika ada Mad Thob’i bertemu dengan huruf mati atau sukun. Cara membacanya adalah sepanjang enam harakat. Contohnya:
آﻻَن‎
5)    Mad Layyin
Macam-macam mad selanjutnya adalah Mad Layyin. Mad ini terjadi jika setelah huruf yang berharakat fatha wau sukun atau ya’ sukun. Cara membacanya adalah dengan membaca mad dengan sekedar lunak dan lemas saja. Contohnya:
رَيْبٌ خَوْفٌ‎
6)    Mad ‘Arid Lisuukun
Mad ‘Arid Lissukun dibaca jika terdapat waqaf atau tempat pemberhentian membaca, sedangkan sebelum waqaf tersebut terdapat Mad Thobi’i atau Mad Lein. Cara membacanya adalah terbagi menjadi tiga macam:
- Yang paling utama dibaca panjang seperti halnya mad wajib muttashil atau setara 6 harakat.
- Yang pertengahan bisa dibaca sepanjang empat harakat ya’ni dua kalinya mad thobi’i.
- Yang pendek ya’ni boleh hanya dibaca seperti mad thobi’i biasa.
Contohnya:
بَصِيْرٌ خَالِدُوْنَ والنَّاسِ سَمِيْعٌ
      7)   Mad Shilah Qashirah
Mad Shilah Qashirah terjadi jika ada haa dhamir sedangkan sebelum haa tadi terdapat huruf hidup (berharakat). Maka untuk cara membacanya haruslah panjang seperti halnya mad thobi’i. Contohnya:
اِنَّهُ كَانَ ﻻَشَرِيْك لَهُ‎
      8)   Mad Shilah Thawilah
Macam-macam mad selanjutnya adalah Mad Shilah Thawilah. Mad ini dihukumi jika ada Mad Qashirah bertemu dengan hamzah ( ء ). Cara untuk membacanya adalah seperti Mad Jaiz Munfashil. Contohnya adalah:
عِنْدَهُ اِﻻَّبِاذْنِه لَهُ اَخْلَدَهُ
      9)   Mad ‘Iwad
Mad ‘Iwadl adalah mad yang dibaca jika terdapat fathatain yang ditemukan pada waqaf atau pemberhentian pada akhir kalimat atau ayat. Untuk cara membaca mad ini adalah seperti mad thobi’i. Contohnya adalah:
سَميْعًا بَصيْرًا عَلِِيْمًا حَكِيمًا
      10)   Mad Badal
terjadi jika terdapat hamzah ( ء ) bertemu dengan sebuah Mad , maka cara untuk membacanya adalah seperti Mad Thobi’i. Contohnya:
آدَمَ إيْماَنٌ‎
      11)   Mad Lazim Harfi Musyabba’
Mad Lazim Harfi Musyabba’ adalah bacaan mad yang biasanya kita temukan pada permulaan surat dari beberapa surat di Al-Qur’an. Beberapa huruf mad yang biasanya kita temukan pada surat-surat di Al-Qur’an tersebut ada 8 huruf dimana diantaranya adalah sebagai berikut:
ن – ق – ص – ع – س – ل – ك – م‎
Cara membaca mad ini sama seperti Mad Lazim yaitu sepanjang enam harakat. Contohnya adalah:
وَالقلَم آلم ن يس‎
       12)   Mad Lazim Harfi Mukhaffaf
Yaitu apabila ada permulaan surat dari Al-Qur’an ada terdapat salah satu atau lebih dari antara huruf yang lima ya’ni :
ح – ي – ط – ﻫ – ر‎
Contohnya adalah:
حم ال
Mad Tamkien dan Mad Farq
13)  Mad Tamkien
Macam-macam mad selanjutnya adalah Mad Takien. Mad ini terjadi jika terdapat ya’ sukun yang didahului dengan ya’ yang bertasydid dan harakatnya kasra. Contohnya:
النَبِيّيْنَ حُييِّيْتُمْ‎
14)  Mad Farq
Terakhir adalah mad farqi, yaitu bertemunya dua hamzah dimana satu hamzah istifham sedangkan yang kedua hamzah washol pada lam alif ma’rifat. Cara membacanya adalah sepanjang 6 harakat. Contohnya:
قُلْ ءٰاﷲُ اذِنَ لَكُمْ ءٰٰاﷲُخَيْرٌاَمّايُشْرِكُون قُلْ ءٰٰالذَّكَرََيْنِ


jika mau PPTnya atau tanya2  silahkan bisa minta atau tambah ukhuwah islamiahklik saja disini

Wassalamualikum Wr. Wb.



Saturday, November 9, 2019

Keuntungan membaca dan melantunkan sholawat

Assalamu'alaikum sahmed (sahabat sosmed) ketemu lagi dengan saya inayah Rizqiana.saya ingin memberikan info yg saya copy di FB seseorang selamat membaca
41 KEUTAMAAN MEMBACA SHOLAWAT

Fadhilah dan faedah bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW :

1. Melaksanakan perintah Allah untuk bersholawat kepada nabi.
2. Menyesuaikan diri dengan Allah dalam bersholawat kepada nabi.
3. Menyesuaikan diri dengan para malaikat dalam bersholawat kepa da nabi SAW.
4. Mendapatkan 10 rahmat dari Allah bagi orang yang bersholawat kepada nabi SAW satu kali saja.
5. Diangkat bagiya 10 derajat.
6. Dicatat untuknya 10 hasanat / kebaikan.
7. Dihapus darinya 10 kesalahan.
8. Diharapkan terkabul do`a-do`anya dengan sebab sholawat.
9. Sholawat menjadi penyebab untuk mendapatkan syafa`at dari nabi SAW di hari kiamat.
10. Sholawat menjadi penyebab untuk mendapatkan ampunan dari berbagai macam dosa dan ditutup aib kesalahannya.
11. Sholawat menjadi penyebab dicukupinya semua keinginan dan hajat seorang hamba.
12. Sholawat menjadi penyebab dekatnya hubungan seorang hamba dengan nabi SAW.
13. Sholawat dapat dijadikan sebagai pengganti sedekah.
14. Sholawat menjadi penyebab terkabul semua kebutuhannya.
15. Sholawat menjadi penyebab Allah dan para malaikat akan bersho lawat kepadanya.
16. Sholawat menjadi penyebab untuk kesucian dan kebersihan bagi pembacanya
17. Sholawat menjadi penyebab bagi seorang hamba untuk mendapat kan kabar gembira tentang sorga sebelum kematiannya.
18. Sholawat menjadi penyebab keselamatan bagi pembacanya dari huru hara di hari kiamat.
19. Sholawat menjadi penyebab bagi nabi untuk menjawab shola watnya dengan jawaban yang sempurna.
20. Sholawat menjadi penyebab untuk mengingatkan kembali sesuatu yang terlupa.
21. Sholawat menjadi penyebab harum semerbaknya suatu majlis dan tidak menjadi penyesalan bagi ahli majlis pada hari kiamat.
22. Sholawat menjadi penyebab untuk menolak kefakiran dan kemis kinan bagi pembacanya.
23. Sholawat menjadi pembela bagi seseorang dari panggilan bakhil jika ia bersholawat saat nama nabi SAW disebut.
24. Sholawat menjadi penyelamat bagi pembacanya dari kutukan dan celaan Allah jika ia tidak bersholawat saat nama nabi disebut.
25. Sholawat akan membawa pembacanya untuk mendapatkan jalan menuju sorga dan menyimpangkan jalan dari sorga bagi orang yang enggan untuk membacanya.
26. Sholawat menjadi penyelamat bagi seseorang dari bau busuknya suatu majlis yang tidak disebut nama Allah dan rosul-Nya.
27. Sholawat menyempurnakan kalam (pembicaraan) yang sunat di awali dengan hamdalah dan sholawat kepada nabi SAW.
28. Sholawat menjadi penyebab suksesnya seorang hamba saat ia me lintasi shirotol mustaqim.
29. Membaca sholawat dengan sempurna dapat menghilangkan tabiat kasar yang ada pada diri seseorang.
30. Sholawat menjadi penyebab seseorang akan mendapatkan pujian dan sanjungan dari penduduk langit dan bumi pada saat ia berjumpa dengan Allah SWT.
31. Sholawat menjadi penyebab seseorang akan mendapatkan rahmat yang luas dari Allah SWT.
32. Sholawat menjadi penyebab seseorang akan mendapatkan keber kahan dalam hidupnya.
33. Sholawat menjadi penyebab bertambahnya kecintaan seseorang kepada nabi Muhammad SAW, dan kecintaan kepada nabi meru pakan salah satu cabang dari pada cabang-cabang iman, karena tidak sempurna iman seseorang tanpa mencintai nabinya.
34. Sholawat menjadi penyebab seseorang akan dicintai oleh nabi.
35. Sholawat menjadi penyebab seseorang akan mendapatkan hida yah dari Allah dan hidup hatinya dengan keimanan.
36. Sholawat menjadi penyebab mantapnya kaki seseorang saat ia melintasi Shirotol Mustaqim.
37. Membaca sholawat, sekurang-kurangnya adalah dalam rangka melaksanakan hak nabi dan mensyukuri karunia Allah yang telah Dia limpahkan kepada kita ( dengan sebab ) beliau.
38. Membaca sholawat sudah tercakup di dalamnya zikir kepada Allah, bersyukur atas nikmat-Nya dan mengenal semua karunia-Nya yang sempurna yang terlimpah kepada kita.
39. Bersholawat kepada nabi sama kedudukannya dengan do`a dan permintaan seorang hamba kepada tuhannya, terkadang perminta an itu untuk nabinya dan terkadang untuk dirinya sendiri, karena di dalam membaca sholawat itu terdapat keistimewaan dan fae dah yang sangat banyak.
40. Hasil dan faedah yang paling agung dalam bersholawat kepada na bi adalah menghadirkan wajah nabi yang mulia di dalam jiwa dan hati kita.
41. Memperbanyak sholawat kepada nabi SAW dapat menempatkan kedudukan seseorang seperti Syekhul Murobbiy ( pembimbing rohani / Mursyid/Muqadam ).
==============================
Referensi :

فَضَآئِلُ الصَّلَوَاتِ عَلَى خَيْرِ اْلبَرِيَّاتِ : اِمْتِثَالُ اَمْرِاللهِ بِالصَّلاَةِ عَلَيْهِ صَلَّىاللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ. وَمُوَافَقَتُهُ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى فِى الصَّلاَةِ عَلَيْهِ. وَمُوَافَقَتُهُ اْلَمَلاَئِكَةَ فِى الصَّلاَةِ عَلَيْهِ. وَحُصُوْلُ عَشْرِ صَلَـوَاتٍ مِنَ اللهِ تَعَالَى عَلَى الَمُصَلِّى عَلَيْهِ بـِوَاحِدَةٍ. وَاَنَّهُ يَرْفَعُ لَهُ عَشْرُ دَرَجَاتٍ. وَيُكْتَبُ لَهُ عَشْرُ حَسَنَاتٍ. وَتـُُمْحَى عَنْهُ عَشْرُ سَيِّئآتٍ. وَتُرْجَى لَهُ اِجَابَةُ دَعْوَتِهِ. وَاِنَّهَاسَبَبٌ لِشَفَاعَتِهِ. وَاِنَّهَا سَبَبٌ لِغُفْرَانِ الذُنوُْبِ وَسَتْرِ اْلعُيُوْبِ. وَاِنَّهَا سَبَبٌ لِكِفَايَةِ اْلعَبْدِ مَا اَهَمَّهُ. وَاِنَّهَا سَبَبٌ لِقُرْبِ اْلعَبْدِ مِنْهُ. وِاِنَّهَا َتقُوْمُ مَقَامَ الصَّدَقَةِ. وَاِنَّهَا سَبَبٌ لِقَضَاءِ اْلـحَوَاِئجِ. وَاِنَّهَا سَبَبٌ لِصَلاَةِ اللهِ وَمَلاَئِكَتِهِ عَلَى اْلـمُصَلِّى. وَاِنَّهَا سَبَبُ زَكَاةِ اْلـمُصَلِّىَ وَالطَّهَارَةِ لَهُ. وَاِنَّهَا سَبَبٌ لِتَبْشِيْرِ اْلعَبْدِ بِالـْْجَنَّةِ قَبْلَ مَوْتِهِ. وَاِنَّهَا سَبَبٌ لِلنَّجَاةِ مِنْ اَهْوَالِ يَوْمِ اْلقِيَامَةِ. وَاِنَّهَا سَبَبٌ لِرَدِّهِ عَلىَ الـْمُصَلِّىْ عَلَيْهِ اْلـمُوْفِيَةُ. وَاِنَّهَا سَبَبٌ لِتَذَكُّرِ مَا نَسِيَهُ اْلـمُصَلِّى عَلَيْهِ. وَاِنَّهَا سَبَبٌ لِطِيْبِ اْلـمَجْلِسِ وَاَنْ لاَ يَعُوْدَ عَلَى اَهْلِهِ حَشْرَةُ يَوْمِ اْلقِيَامَةِ. وَاِنَّهَا سَبَبٌ لِنَفْيِ اْلفَقْرِ عَنِ اْلـمُصَلِّى عَلَيْهِ. وَاِنَّهَا تَنْفِيْ عَنِ اْلعَبْدِ اِسْمُ اْلبُخْلِ اِذَا صَلَّى عَلَيْهِ عِنْدَ ذِكْرِهِ. وَنـَجَاتُهُ مِنْ دُعَآئِهِ عَلَيْهِ بِرَغْمِ اَنـْفِهِ اِذَا تَرَكَهَا عِنْدَ ذِكْرِهِ. وَإِنَّهاَ تَأْتِيْ بِصَاحِبِهَا عَلَى طَرِيْقِ اْلـجَنَّةِ وَتـُخْطِئُ بِتَارِكِهَا عَنْ طَرِيْقِهَا. وَإِنَّهاَ تُنْجِيْ مِنْ نــَتْنِ اْلـمَجْلِسِ الَّذِيْ لاَ يُذْكَرُ فِيْهِ اِسْمُ اللهِ وَرَسُوْلِهِ. وَإِنَّهاَ سَبَبٌ لِتَمَامِ اْلكَلاَمِ الَّذِيْ ابْتُدِئَ بـِحَمْدِ اللهِ وَالصَّلاَةِ عَلَى رَسُوْلِهِ. وَإِنَّهاَ سَبَبٌ لِفَوْزِ اْلعَبْدِ بِاْلـجَوَازِ عَلَى الصِّرَاطِ. وَإِنَّهَا يـَخْرُجُ اْلعَبْدُ عَنِ اْلـجَفَاءِ بِالصَّلاَةِ عَلَيْهِ. وَإِنَّهاَ سَبَبٌ ِلإِلْقَاءِ اللهِ تَعَالَى الثَّناَءَ اْلـحَسَنَ عَلَى اْلـمُصَلِّى عَلَيْهِ بَيْنَ السَّمَاءِ وَلأَرْضِ. وَإِنَّهَا سَبَبٌ ِلرَحْمَةِ اللهِ. وَإِنَّهَا سَبَبٌ لِلْبَرَكَةِ. وَإِنَّهَا سَبَبٌ لِدَوَاِم مَحَبَّتِهِ وَزِيَادَتِهَا وَتَضَاعُفِهَا وَذَلِكَ عَقْدٌ مِنْ عُقُوْدِ اْلإِيْمَانِ لاَيَتِمُّ اِلاَّ بِهِ. وَإِنَّهَا سَبَبٌ لِمَحَبَّةِ الرَّسُوْلِ لِلْمُصَلِّى عَلَيْهِ. وَإِنَّهاَ سَبَبٌ لـِهِدَايَةِ اْلعَبْدِ وَحَيَاةِ قَلْبِهِ. وَإِنَّهَا سَبَبٌ لِتَثْبِيْتِ اْلقَدَمِ. تَأْدِيَةُ الصَّلاَةِ عَلَيْهِ ِلأَقَلِّ اْلقَلِيْلِ مِنْ حَقِّهِ وَشُكْرِ نِعْمَةِ اللهِ الـَّّتِـيْ اَنْعَمَ بِهَا عَلَيْنَا. وَإِنَّهاَ مُتَضَمِّنَةٌ لِذِكْرِ اللهِ وَشُكْرِهِ وَمَعْرِفَةِ اِنْعَامِهِ. اِنَّ الصَّلاَةَ عَلَيْهِ مِنَ اْلعَبْدِ دُعَآءٌ وَسُؤَالٌ إِلَى رَبِّهِ عَزَّ وَجَلَّ فَتَارَةً يَدْعُوْ لِنَبـِيِّهِ وَتاَرَةً لِنـَفْسِهِ وَلاَ يـَخْفَى مَافِي هَذَا مِنَ اْلـمَزِيةَِّ لِلْعَبْدِ. وَمِنْ أَعْظَمِ الثَّمَرَاتِ وَاَجَلِّ اْلفَوَائِدِ اْلـمُكْتَسَبَةِ بِالصَّلاَةِ عَلَيْهِ اِنْطِبَاعُ صُوْرَتِهِ اْلكَرِيـْمَةِ فِي النَّفْسِ. وَإِنَّ اْلإِكْثاَرَ مِنَ الصَّلاَةِ عَلَى النَّبـِـيِّ
يَقُوْمُ مَقَامَ الشَّيْخِ اْلـمُرَبِّيْ.

Sekian yg saya sampaikan ,semoga bermanfaat wasallam Alaikum wr. wb.

Wednesday, October 30, 2019

Motivasi baca yang insyaallah membuatmu suka dan cinta membaca

  Assalamu'alaikum sahmed (sahabat sosmed) perkenalkan nama saya Inayah Rizqiana ingin memberikan ilmu Insyaallah moga bermanfaat yang dikutip dari berbagai macam blog salah satunya https://dalamislam.com/info-islami/manfaat-membaca-buku-menurut-islam silahkan membaca .
Islam menuntut kita untuk menjadi yang berguna bagi orang lain. Mampu menggunakan kemampuan yang diperlukan untuk membantu orang lain karena merupakan yang terbaik bagi orang lain.
Hubungi sabda Rasul: " Sebaik-manusia terbaik yang bermanfaat bagi manusia " (HR. Ahmad, ath-Thabrani, ad-Daruqutni. Hadits ini dihasankan oleh al-Albani di dalam  Shahihul Jami ' no: 3289). Dari Abdullah bin Mas'ud ra Rasulullah pernah bersabda: ”Janganlah ingin seperti orang lain, seperti dua orang ini. Orang pertama yang memberi Allah kekayaan penuh dan ia membelanjakannya dengan benar, orang kedua yang berhak Allah al-Hikmah dan ia berprilaku sesuai dengan yang diperintahkan dan diajarkannya kepada orang lain (HR Bukhari) 
Salah satu cara menjadi orang yang berguna bagi orang lain adalah dengan banyak membaca buku. Buku adalah jendela dunia yang berisikan segala ilmu pengetahuan yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. Ada banyak manfaat membaca buku menurut Islam, dibaca adalah:
1. Menambah ilmu
Dengan membaca buku, kita akan menambah ilmu yang kita miliki. Menuntut ilmu melalui membaca buku yang sangat direkomendasikan oleh Rasulullah SAW, Diperoleh sabda Rasul
“Menuntut ilmu yang diwajibkan untuk setiap orang Islam” (Riwayat Ibnu Majah, Al-Baihaqi, Ibnu Abdil Barr, dan Ibnu Adi, dari Anas bin Malik)
2. meningkatkan keimanan
Membaca buku akan meningkatkan keimanan kita kepada Allah SWT. Kita jadi lebih berpikiran terbuka dan berpikir dalam soal yang membuat kita jadi Allah pun semakin kuat. Hubungi sabda Rasul:
“Barang siapa yang butuh soal-soal yang berkaitan dengan dunia, wajiblah ia memiliki ilmunya; dan barang siapa yang ingin (selamat dan berbahagia) di akhirat, wajiblah ia mengerti ilmunya pula; dan barangsiapa yang menginginkan kedua-duanya, wajiblah ia memiliki ilmu kedua-duanya pula ”. (HR. Bukhari dan Muslim).
3. Menjadi amal jariyah
Membaca buku merupakan bagian dari ilmu pengetahuan yang kita ketahui, lalu kita sampaikan apa yang kita ketahui tentang orang lain, lalu selama ilmu terus berlanjut dan digunakan untuk kepentingan yang baik, akan mengalir terus pahala kita walau kita telah wafat. Hubungi sabda Rasul:
"Jika manusia telah meninggal dunia maka terputuslah semua amalannya selain tiga amalan: shadaqah jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak shalih yang mendoakan dia." (HR. Muslim)
4. Kemudahan menuju surga
Membaca buku terutama buku tentang Islam akan menambah pengetahuan tentang agama Islam. Berbagai ilmu tasawuf modern , ilmu tauhid Islam , dan ilmu lainnya akan memudahkan jalan kita menuju surga karena ilmu yang bermanfaat. Terkait sabda Räsulullah SAW:
“Siapa pun yang menempuh jalan dalam kerangka menuntut ilmu maka Allah akan perjalankan (mudahkan) ia menuju Surga. Sungguh para malaikat mengepakkan sayap-sayap mereka karena ridha dengan penuntut ilmu. Sungguh orang alim benar-benar dimintakan ampun oleh pembuatan di langit dan di bumi hingga ikan di laut.
Keutamaan ahli dari ahli ibadah bagaikan keutamaan bulan atas seluruh bintang. Para ahli ilmu adalah perawis para Nabi. Para Nabi tidak mewariskan dinar dan dirham tetapi mewariskan ilmu.
Siapa yang mengambilnya berarti telah menerima yang besar. "(HR. At-Tirmidzi no. 2682, Abu Dawud no. 3641, dan Ibnu Majah no. 223. Dishahihkan Syaikh Al-Albani)
5. Mengasah konsentrasi
Membaca buku akan mengaktifkan sel-sel saraf pada otak yang akan membuat otak menjadi lebih mudah diatur. Orang yang sering membaca akan mudah berkonsentrasi pada satu hal yang ia fokuskan. Bahkan Allah pernah mengajarkan doa untuk kontribusi kepada Nabi Muhammad dalam surah Al Mu'minun ayat 97-98 yang berarti:
Katakanlah (hai Muhammad), 'Aku berlindung kepada-Mu ya Allah dari penggantian setan. Aku juga berlindung kepada-Mu dari kepungan mereka '. "
6. Menjelajah dunia tanpa meninggalkan rumah
Keunikan dari membaca buku adalah kita bisa membaca dunia tanpa meninggalkan tempat tinggal kita. Tanpa beranjak dari dalam rumah atau kursi yang nyaman, kita bisa merasakan kenyamanan di belahan dunia lain.
7. Terhindar dari pikun
Seorang peneliti dari Henry Ford Health System, Dr. C. Edward Coffey, membuktikan bahwa hanya dengan membaca buku seseorang akan terhindar dari penyakit “Demensia”. Demensia adalah penyakit saraf yan gmenyebabkan seseorang menjadi sangat pikun.
Membaca dapat mengaktifkan lapisan penyangga yang menggantikan dan mengganti sel-sel otak dengan menumbuhkan dendrit, satu komponen sel saraf otak atau neuron.
8. Menambah empati
Membaca buku mayoritas buku yang berisikan tentang perjalanan seseorang atau buku sastra akan menambah empati pembacanya dan merupakan cara meningkatkan akhlak . Akan lebih banyak dibandingkan orang lain karena wawasan yang lebih luas.
Menurut penelitian di Universitas Toronto, diusulkan bahwa rajin membaca buku fiksi akan menambah nilai empati yang ada di dalam diri seseorang. Membaca buku dapat menstimulasi otak untuk menciptakan dunia sosial dalam pikiran.
9. Mengurangi stres
Siapa yang membaca kegiatan itu sangat serius? Justru dengan membaca, seseorang dapat mengurangi tekanan mental yang diderita.
Membaca buku, terutama buku fiksi, dapat mengurangi stres. Sebuah studi yang dilakukan oleh beberapa ahli di Universitas Sussex, Amerika Serikat, membuktikan bahwa membaca buku sebelum tidur dapat mengurangi kadar stres hingga 68%. Membaca dapat menarik pikiran seseorang dalam dunia yang disusun berdasarkan cerita di dalam buku sehingga memuat tentang perasaan tenang dalam Islam . membaca juga merupakan obat hati dalam islam.

 10 Meningkatkan kreativitas
Membaca dapat meningkatkan daya ingat dan kreativitas seseorang. Dengan membaca, sel-sel otak akan lebih aktif, sebagian besar sel otak kanan yang bekerja dalam menciptkana berbagai ide baru. Sebut saja Thomas Alva Edison yang sangat gemar membaca sehingga ia mampu membuat berbagai ide-ide baru setiap hari.
Itulah beberapa manfaat membaca buku menurut Islam. Membaca buku adalah suatu keputusan dalam kegiatan yang menuntut ilmu. Hubungi sabda Rasul:
“Tidak boleh hasad (ghibthah, berharap memiliki nikmat orang lain tanpa mengharapkan nikmat telah darinya) kecuali untuk dua orang, yaitu [pertama] siapa pun yang Allah ajari al-Qurʻan lalu dia membacanya di malam dan siang hari lalu tetangganya mendengar hal itu lalu berkata, 'Andai hanya bisa diberikan apa yang diberikan kepada fulan pasti akan akan melakukan seperti yang dilakukan fulan itu.'
[Kedua] seseorang yang bernama Allah harta lalu dia belanjakan di dalam kebenaran lalu seseorang berkata, 'Andai saja aku minta seperti yang diberikan kepada fulan pasti aku akan melakukan seperti yang dilakukan fulan itu.' ”(HR. Al-Bukhari no. 5026 ).
Maka perbanyaklah membaca buku.
Banyak sekali manfaatnya ya sahmed , trimakasih sdh membaca sampai selesai .jika km iya km sdh baca sampai selesai berarti km bisa mengerti dan lebih suka dengan ku eh membaca. Semoga bermanfaat wassalamu'alaikum